Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Status Perusahaan Pasca IPO dengan Analisis Multinomial Logit

Penelitian ini dipublikasikan pada Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia (JEBI) Vol. 18 No. 4, Oktober 2003 

Abstract: 

This research has a purpose to provide empirical evident about factors that affect firms status after IPO.  The examined factors on this research are firm characteristics including financial ratio, industry structure, firm’s sensitivity to macroeconomic variables, underwriter reputation and ownership structure. The samples consist of 84 firms which had positive net income, positive equity book value and still listed until 2002; 24 firms which had negative net income from 2000 through 2001 and still listed; 48 firms which had negative net income and negative equity book value from 2000 through 2001 and still listed; and 19 firms which delisted from 1999 through 2002. Moreover, it is chosen by purposive sampling. The statistic method used to test on the research hypothesis is multinomial logit regression. Indirect method and direct method technique is used to gain a model that has the highest classification power in determination firms status after IPO. The result show that direct method had a higher classification power rather than indirect method. This research also indicate that firm characteristic include financial ratio, industry structure, firm’s sensitivity to macroeconomic variables, and underwriter reputation is a significant variables in determination firms status after IPO 

Keywords: financial distress, financial ratios, multinomial logit, macroeconomic variable 

Artikel Lengkap dapat didownload disini -> artikel-pasca-ipo.pdf

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Suku Bunga Deposito Berjangka pada Bank Umum di Indonesia

Penelitian ini telah dipublikasikan pada Jurnal Ekonomi dan Bisnis ANTISIPASI, Vol. 10 No. 1, Oktober 2006. 

AbstractThis research has a purpose to provide empirical evident about factors that affect interesr rate of deposit. The examined factors on this research are financial ratio and macroeconomic variables. The factors that are examined on this research are CAR (Capital Adequacy Ratio), ROA (Return On Assets), LDR (Loan to Deposit), inflation, liquidity of economic and growth of economic.The samples consist of 139 bank. The statistic method used to test on the research hypothesis is multiple regression. The result show that Return On Assets (ROA), Loan to Deposit (LDR) and inflation is a significant variables in determinant interst rate of deposit. 

Keywords: interst rate of deposit, capital adequacy ratio, return on assets, loan to deposit. 

Artikel Lengkap dapat didownload disini -> penelitian-tingkat-bunga.pdf

Reaksi Pasar Publikasi Corporate Governance Perception Index pada Perusahaan yang Terdaftar di BEJ

Oleh:

Luciana Spica Almilia dan Lailul L. Sifa (STIE Perbanas Surabaya) 

Penelitian ini telah Dipresentasikan pada Simposium Nasional Akuntansi (SNA) IX di Universitas Andalas, Padang (2006) 

Abstract:The objective of this research is to empirically examine about the market reaction of corporate governance perception index announcement. The analysis include two aspects: abnormal return and trading volume activity of corporate governance perception index announcement by big ten firms and not big ten firms.The sample of this research is 24 big ten firms and 79 non big ten firms during the period of 2001 – 2003. The result of this research show that corporate governance perception index has information content and statistically significant responded by the market around the date of corporate governance perception index announcement. The difference between abnormal return and trading volume activity of big ten firms and not big ten firms around corporate governance perception index announcement is not significant.

Keywords: corporate governance perception index, abnormal return, trading volume activity, market reaction.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyelesaian Penyajian Laporan Keuangan pada Perusahaan yang Terdaftar Di BEJ

Oleh: Luciana Spica Almilia dan Lucas Setiady (STIE Perbanas Surabaya)

Penelitian ini telah Dipresentasikan pada Seminar Nasional Good  Corporate Governance di Universitas Trisakti – Jakarta  (24 – 25 November 2006)

Abstract: This research has a purpose to provide empirical evident about factors that affect the finalization of the financial statement.  The examined factors on this research are firm size, profitability ratio, solvability ratio, liquidity ratio, firm age and extra ordinary items. The samples consist of 131 firms from 2002 through 2004 and still listed. The statistic method used to test on the research hypothesis is multiple regression. The result show that factors that affect the finalization of the financial statement are firm size and firm age, and the others factors like profitability ratio, solvability ratio, liquidity ratio and extra ordinary items not affect the finalization of the financial statement. 

Keywords: finalization of financial statement, financial ratios, extra ordinary items, multiple regression.

Artikel Penelitian Lengkap dapat Didownload disini -> penelitian-penyelesaian-lk.pdf

Perancangan Sistem Informasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Berbasis Database pada Instansi Pemerintah

Penelitian ini telah diseminarkan pada Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006 yang diselenggarakan oleh Jurusan Tehnik Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) (Yogyakarta , 17 Juni 2006)

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk merancangan sistem informasi penerimaan kas dan pengeluaran kas terkomputerisasi berbasis Microsoft Access pada instansi pemerintah, sangat mendukung kinerja instansi baik operasional maupun manajerial, khususnya penerimaan kas dan pengeluaran kas. Dimana penerimaan kas dan pengeluaran kas yang sebelumnya dilakukan secara manual, yaitu pencatatan data secara manual atau klerikal , yang kemudian dipindah ke file  komputer dalam program Microsoft Word atau  Microsoft Excel, dimana kedua program tersebut sebagai penyimpan data-data, sekaligus proses perhitungan dan laporan.

 Dengan perancangan sistem ini, data-data transaksi yang terjadi di instansi pemerintah, dapat dibuatkan tabel sebagai file penyimpanan dan sekaligus digunakan sebagai data–data pokok yang akan di manipulasi dan kemudian dari hasil proses pemanipulasian tersebut dapat diperoleh laporan penerimaan kas dan pengeluaran kas. Tabel-tabel yang terbentuk dapat pula digunakan sebagai acuan pembuatan form, dimana form sendiri dapat difungsikan sebagai fasilitas proses entri data-data. Sedangkan, proses pemanipulasian data-data di dalam tabel dilakukan dalam query-query, antara lain query PAD,  query Biaya, query Transaksi. Dalam query-query tersebut terjadi proses pengekuivalenan, pemrosesan dan pemanipulasian data yang akan di gunakan sebagai laporan. Dari perancangan sistem penerimaan dan pengeluaran kas berbasis Microsoft Access instansi akan lebih mudah mengelola data-data dari transaksi yang akan digunakan sebagai bahan pembuatan laporan penerimaan kas. Karena, dalam program atau sistem ini semua komponen dari dari tabel, query, form, dan laporan sudah terhubung satu sama lain (relasi), apabila instansi ingin menambah ataupun mengubah data, tidak perlu lagi menginput data sumber lagi, semua data-data akan berubah dengan sendirinya. 

Kata Kunci: Sistem Informasi Akuntansi,  database, pendapatan asli daerah (PAD), instansi pemerintah.

Artikel Lengkap dapat Didownload disini ->

Faktor Penentu untuk Pengembangan Kualitas Profesional di Bidang Sistem Informasi Akuntansi

Penelitian ini telah diseminarkan pada Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006 yang Diselenggarakan oleh Jurusan Tehnik Informatika Universitas Islam Indonesia (Yogyakarta, 17 Juni 2006)

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penentu dalam pengembangan muatan materi mata kuliah yang terkait dengan Sistem informasi akuntansi (SIA) untuk menghadapi permintaan dalam dunia kerja akan professional Sistem informasi akuntansi (SIA) yang berkualitas. Faktor penentu yang diteliti dalam penelitian ini terdiri dari: (1) Faktor Pengetahuan Bisnis, (2) Faktor Aplikasi Kemajuan SI, (3) Faktor User Support, (4) Faktor Programming, (5) Faktor Perencanaan Sistem. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan Provider yang ada di Surabaya. Sedangkan responden didalam penelitian ini adalah Professional Sistem Informasi yang terbagi kedalam tiga group yaitu : analis, programmer dan end user support division (devisi pendukung pemakai akhir) pada perusahaan-perusahaan provider yang dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan: Pertama, fungsi Pengetahuan Bisnis dibentuk oleh variabel memahami lingkungan bisnis, mengartikan masalah bisnis dan menghasilkan solusi teknologi yang tepat, dan pengetahuan bisnis. Kedua, aplikasi kemajuan sistem dibentuk oleh variabel programming, e-commerce, end-user computing support dan informasi perencanaan sistem, manajemen dan. Ketiga, pemakai pendukung dibentuk oleh variabel sistem pakar, kemampuan untuk menghasilkan dan menyampaikan keefektifan informasi dan presentasi yang meyakinkan, pengetahuan industri spesifik dan pemakai pendukung. Keempat, programming dibentuk oleh variabel telekomunikasi/ networks, CASE tools dan perencanaan sistem. Kelima, perencanaan sistem dibentuk oleh variabel pelatihan/ pengetahuan, informasi akses dan keamanan dan kemampuan untuk bekerja lebih dekat kepada para pemakai dan pemeliharaan hubungan baik dengan pelanggan. 

Kata Kunci: Sistem Informasi Akuntansi,  profesional SI, muatan materi SI, analisis faktor.

Artikel Lengkap dapat di download disini-> faktor-penentu-kualitas-sia.pdf

Kuesioner Penelitian dapat didownload disini -> Kuesioner Penelitian

Harmonization of The International Accounting System

Author: Lecturer Ph. Diaconu PAUL

Abstract:

Globalization is one of the biggest social processes which the humanity has facing since ever. That’s why it’s impact in the global economy is huge. Facing a global challenge financial information system has called for consistent financial  information produced by accounting. One of the main international accounting processes on the actual period is the harmonization of the national accounting systems. There are the two main systems which are disputing the firts stage of being the benchmark: GAAP and IFRS. Each of them has his pluses and minuses on being the choused one. Due to this fact the solution for an unique international accounting solution. Is this idea realizable, what steps has been made until now, what should be done in the future. These are the questions on which this papaer is trying to answer.

Keywords: globalization harmonization, convergence, international accounting standards.

Artikel Lengkap dapat di download disini -> harmonization-of-the-international-acc-system.pdf

Artikel ini membahas tentang manfaat dan kendala dari harmonisasi akuntansi internasional, ulasan lengkap artikel ini dapat didownload disini -> Ulasan Artikel

Dampak Size Perusahaan terhadap Kandungan Informasi dan Efek Intra Industri Pengumuman Stock Split

Penelitian ini telah dipublikasikan pada Jurnal Bisnis dan Ekonomi, Vol. 13, No. 1, Maret 2006

Abstract:

The objective of this research is to empirically examine about the information content and intra industry effect of stock split announcement. The analysis include three aspect: information content, risk (beta) and intra industry effect of stock split announcement by small size firm and large size firms.

The sample of this research is 79 reporter firm (consist of 40 small size firms and 39 large size firms) and 166 non reporter firms during the period of 1997 – 2002. The result of this research show that stock split has information content which is negatively responded and statistically significant responded by the market around the date of stock split announcement . The difference between beta before and after stock split announcement is not significant. The difference between beta small size firms and large size firms after stock split announcement is not significant. The intra industry effect of stock split announcement by large size firms is contagion effect and after stock split announcement is competitive effect. The intra industry effect of stock split announcement by small size firms is competitive effect.

Keywords: stock split, intra industry effect, contagion effect, competitive effect, information content.

Abstrak:

Tujuan dari penelitian ini adalah menguji secara empiris tentang kandungan informasi dan efek intra industri dari pengumuman stock split. Analisis dalam penelitian ini mencakup 3 aspek yaitu: kandungan informasi, risiko (beta) dan efek intra industri dari pengumuman stock split yang dilakukan oleh perusahaan size besar dan size kecil.

Sampel dalam penelitian ini meliputi 79 perusahaan reporter (yang terdiri dari 40 perusahaan size kecil dan 39 perusahaan size besar) dan 166 perusahaan non reporter selama periode 1997 – 2002. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengumuman stock split memiliki kandungan informasi berupa reaksi negatif dan secara statistik signifikan disekitar tanggal pengumuman stock split. Temuan lain dalam penelitian ini adalah tidak ada perbedaan beta sebelum dan setelah pengumuman stock split serta tidak ada perbedaan beta antara perusahaan size besar dan size kecil setelah pengumuman stock split. Efek intra industri pengumuman stock split yang dilakukan oleh perusahaan size besar adalah efek kontagion dan setelah pengumuman stock split adalah efek kompetitif. Sedangkan efek intra industri pengumuman stock split yang dilakukan oleh perusahaan size kecil adalah efek kompetitif.

Kata Kunci: stock split, efek intra industri, efek kontagion, efek kompetitif, kandungan informasi.

Artikel Lengkap dapat didownload disini -> dampak-size-perusahaan-stock-split.pdf

Analisis Rasio CAMEL terhadap Prediksi Kondisi Bermasalah pada Lembaga Perbankan Perioda 2000 – 2002

Penelitian ini telah dipublikasikan pada Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, Nomor 2, Nopember 2005

Abstract:

This research has a purpose to provide empirical evidance about factors that affect bankcuptcy and financial distress of bank. The examined factors on this research are CAMEL financial ratio. The samples consist of 16 banks which had not bankrupt until 2000; 2 banks bankrupt, and 6 banks which had financial distress. The statistic method used to test on the research hypothesis is logit regression. The resulot show that CAMEL financial ratio had classification power to predict bankruptcy and financial distress banks.

Keywords: financial distress, bankruptcy, CAMEL financial ratio.

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi kebangkrutan dan kesulitan keuangan perusahaan. Faktor-faktor yang diuji dalam penentuan kondisi kebangkrutan dan kesulitan keuangan perusahaan adalah rasio keuangan CAMEL sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia. Sampel penelitian terdiri dari 16 bank sehat, 2 bank yang mengalami kebangkrutan dan 6 bank yang mengalami kondisi kesulitan keuangan.

Metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian adalah regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio keuangan CAMEL memiliki daya klasifikasi atau daya prediksi untuk kondisi bank yang mengalami kesulitan keuangan dan bank yang mengalami kebangkrutan.

Kata Kunci: kesulitan keuangan, kebangkrutan, rasio keuangan CAMEL

Artikel penelitian lengkap dapat didownload disini -> penelitian-camel.pdf

Analisis Kebijakan Dividen dan Kebijakan Leverage terhadap Prediksi Kepemilikan Manajerial dengan Tehnik Analisis Multinomial Logit

Penelitian ini telah dipublikasikan pada Jurnal Akuntansi dan Bisnis (Journal of Accounting & Business) Vol. 6, No. 1, Pebruari 2006

Abstract:

This research has a purpose to provide evident about factors that affect profitability of managers to engage in managerial ownership. The examined factors on this research are leverage policy, dividend policy, size, investment opportunity, profitability, tobin’s q and equity market value.

The sample consist of 337 firms which had not managerial ownership, 87 firms had 0,1% – 14,61% managerial ownership, and 42 firms which had 16,61% – 76,50% managerial ownership. Moreover, it is chosen by purposive sampling. The statistic method used to test on the research hypothesis is multinomial logit regression.

The result show that leverage policy, investment opportunity, profitability, tobin’s q, and equity market value are significant variables in determination managerial ownership. This research also indicates that investment opportunity and equity market value are significant variables in determination firms which had small and large managerial ownership.

Keywords: managerial ownersip, leverage policy, dividend policy, tobin’s q, multinomial logit regrresion.

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas kepemilikan manajerial. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini adalah kebijakan hutang, kebijakan dividen, size, investment opportunity, profitabilitas, tobin’s q dan nilai pasar ekuitas.

Sampel penelitian terdiri dari 337 perusahaan yang tidak memiliki kepemilikan manajerial, 87 perusahaan yang memiliki kepemilikan manajerial dengan prosentase 0,1% – 14,61% dan 42 perusahaan yang memiliki kepemilikan manajerial dengan prosentase 16,61% – 76,50%. Sampel penelitian diambil dengan metode purposive sampling. Model statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi multinomial logit.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan hutang, investment oppurtunity, profitabilitas, tobin’s q dan nilai pasar ekuitas adalah variabel yang signifikan dalam penentuan kepemilikan manajerial. Hasil temuan lain penelitian ini adalah investment opportunity dan nilai pasar ekuitas adalah variabel yang signifikan dalam penentuan kepemilikan manajerial dalam jumlah besar dan kepemilikan manajerial dalam jumlah kecil.

Kata kunci: kepemilikan manajerial, kebijakan hutang, kebijakan dividen, tobin’s q, regresi multinomial logit.

Artikel lengkap dapat didownload disini -> prediksi-manajerial-multinomial-logit.pdf