Pemberitaan tentang kekerasan di IPDN mengema lagi di banyak media massa dan pemberitaan …. SUNGGUH IRONIS DAN TRAGIS SEKALI bahwa dunia pendidikan di Indonesia diwarnai dengan KEKERASAN …..
Saya pribadi sangat tidak setuju dengan pola pendidikan seperti itu …. Bagaimana bisa pendidikan yang seharusnya lebih memfokuskan pada bagaimana intelektual anak didik menjadi kekuatan fisik semata … sungguh merupakan suatu pola pendidikan yang NYELENEH. Ketika saya melihat rekaman kejadian yang disiarkan di TV … saya menjadi heran apakah ini yang disebut dengan PENDIDIKAN ….. Bagaimana seorang SENIOR PRAJA dengan tersenyum dan bangga bisa memukuli yuniornya??? Apa yang ada dipikiran SENIOR PRAJA tersebut??? Yang jelas bukan seorang Manusia yang bermoral …. Dan menurut pemberitaan ternyata itu adalah kebiasaan??? Kebiasaan seperti itu apakah harus dipertahankan???
Dari beberapa komentar para praktisi pendidikan, saya setuju bahwa solusi yang terbaik adalah bukan hanya membubarkan IPDN tetapi lebih pada melakukan restrukturisasi terhadap pola pendidikan disana …..
Dengan semakin maraknya pemberitaan kekerasan di IPDN …. saya jadi berpikir apakah ada korelasi (hubungan) antara kekerasan yang terjadi di IPDN dengan maraknya korupsi di Indonesia he he he …… Saya jadi ingin meneliti nih ….. apakah koruptor di Indonesia adalah mereka-mereka yang menempuh pendidikan di STPDN/IPDN????
Saya butuh nama koruptor di Indonesia (Siapa yang bersedia mengaku pernah jadi koruptor?? he he he Maling koq teriak Maling! he he he) dan butuh biodata pendidikan para koruptor di Indonesia ….. Siapa yang bersedia membantu mencari data koruptor beserta riwayat pendidikannya?? he he he he
Semoga pemerintah dalam hal ini presiden dapat bertindak secara cepat dan tegas atas kejadian kekerasan di IPDN. Saya juga turut berdukacita atas meninggalnya beberapa calon praja …. semoga keluarga yang ditinggalkan dapat tabah menjalani cobaan ini.