Dampak Size Perusahaan terhadap Kandungan Informasi dan Efek Intra Industri Pengumuman Stock Split

Penelitian ini telah dipublikasikan pada Jurnal Bisnis dan Ekonomi, Vol. 13, No. 1, Maret 2006

Abstract:

The objective of this research is to empirically examine about the information content and intra industry effect of stock split announcement. The analysis include three aspect: information content, risk (beta) and intra industry effect of stock split announcement by small size firm and large size firms.

The sample of this research is 79 reporter firm (consist of 40 small size firms and 39 large size firms) and 166 non reporter firms during the period of 1997 – 2002. The result of this research show that stock split has information content which is negatively responded and statistically significant responded by the market around the date of stock split announcement . The difference between beta before and after stock split announcement is not significant. The difference between beta small size firms and large size firms after stock split announcement is not significant. The intra industry effect of stock split announcement by large size firms is contagion effect and after stock split announcement is competitive effect. The intra industry effect of stock split announcement by small size firms is competitive effect.

Keywords: stock split, intra industry effect, contagion effect, competitive effect, information content.

Abstrak:

Tujuan dari penelitian ini adalah menguji secara empiris tentang kandungan informasi dan efek intra industri dari pengumuman stock split. Analisis dalam penelitian ini mencakup 3 aspek yaitu: kandungan informasi, risiko (beta) dan efek intra industri dari pengumuman stock split yang dilakukan oleh perusahaan size besar dan size kecil.

Sampel dalam penelitian ini meliputi 79 perusahaan reporter (yang terdiri dari 40 perusahaan size kecil dan 39 perusahaan size besar) dan 166 perusahaan non reporter selama periode 1997 – 2002. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengumuman stock split memiliki kandungan informasi berupa reaksi negatif dan secara statistik signifikan disekitar tanggal pengumuman stock split. Temuan lain dalam penelitian ini adalah tidak ada perbedaan beta sebelum dan setelah pengumuman stock split serta tidak ada perbedaan beta antara perusahaan size besar dan size kecil setelah pengumuman stock split. Efek intra industri pengumuman stock split yang dilakukan oleh perusahaan size besar adalah efek kontagion dan setelah pengumuman stock split adalah efek kompetitif. Sedangkan efek intra industri pengumuman stock split yang dilakukan oleh perusahaan size kecil adalah efek kompetitif.

Kata Kunci: stock split, efek intra industri, efek kontagion, efek kompetitif, kandungan informasi.

Artikel Lengkap dapat didownload disini -> dampak-size-perusahaan-stock-split.pdf

Analisis Rasio CAMEL terhadap Prediksi Kondisi Bermasalah pada Lembaga Perbankan Perioda 2000 – 2002

Penelitian ini telah dipublikasikan pada Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 7, Nomor 2, Nopember 2005

Abstract:

This research has a purpose to provide empirical evidance about factors that affect bankcuptcy and financial distress of bank. The examined factors on this research are CAMEL financial ratio. The samples consist of 16 banks which had not bankrupt until 2000; 2 banks bankrupt, and 6 banks which had financial distress. The statistic method used to test on the research hypothesis is logit regression. The resulot show that CAMEL financial ratio had classification power to predict bankruptcy and financial distress banks.

Keywords: financial distress, bankruptcy, CAMEL financial ratio.

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi kebangkrutan dan kesulitan keuangan perusahaan. Faktor-faktor yang diuji dalam penentuan kondisi kebangkrutan dan kesulitan keuangan perusahaan adalah rasio keuangan CAMEL sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia. Sampel penelitian terdiri dari 16 bank sehat, 2 bank yang mengalami kebangkrutan dan 6 bank yang mengalami kondisi kesulitan keuangan.

Metode statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian adalah regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio keuangan CAMEL memiliki daya klasifikasi atau daya prediksi untuk kondisi bank yang mengalami kesulitan keuangan dan bank yang mengalami kebangkrutan.

Kata Kunci: kesulitan keuangan, kebangkrutan, rasio keuangan CAMEL

Artikel penelitian lengkap dapat didownload disini -> penelitian-camel.pdf

Analisis Kebijakan Dividen dan Kebijakan Leverage terhadap Prediksi Kepemilikan Manajerial dengan Tehnik Analisis Multinomial Logit

Penelitian ini telah dipublikasikan pada Jurnal Akuntansi dan Bisnis (Journal of Accounting & Business) Vol. 6, No. 1, Pebruari 2006

Abstract:

This research has a purpose to provide evident about factors that affect profitability of managers to engage in managerial ownership. The examined factors on this research are leverage policy, dividend policy, size, investment opportunity, profitability, tobin’s q and equity market value.

The sample consist of 337 firms which had not managerial ownership, 87 firms had 0,1% – 14,61% managerial ownership, and 42 firms which had 16,61% – 76,50% managerial ownership. Moreover, it is chosen by purposive sampling. The statistic method used to test on the research hypothesis is multinomial logit regression.

The result show that leverage policy, investment opportunity, profitability, tobin’s q, and equity market value are significant variables in determination managerial ownership. This research also indicates that investment opportunity and equity market value are significant variables in determination firms which had small and large managerial ownership.

Keywords: managerial ownersip, leverage policy, dividend policy, tobin’s q, multinomial logit regrresion.

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas kepemilikan manajerial. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini adalah kebijakan hutang, kebijakan dividen, size, investment opportunity, profitabilitas, tobin’s q dan nilai pasar ekuitas.

Sampel penelitian terdiri dari 337 perusahaan yang tidak memiliki kepemilikan manajerial, 87 perusahaan yang memiliki kepemilikan manajerial dengan prosentase 0,1% – 14,61% dan 42 perusahaan yang memiliki kepemilikan manajerial dengan prosentase 16,61% – 76,50%. Sampel penelitian diambil dengan metode purposive sampling. Model statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi multinomial logit.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan hutang, investment oppurtunity, profitabilitas, tobin’s q dan nilai pasar ekuitas adalah variabel yang signifikan dalam penentuan kepemilikan manajerial. Hasil temuan lain penelitian ini adalah investment opportunity dan nilai pasar ekuitas adalah variabel yang signifikan dalam penentuan kepemilikan manajerial dalam jumlah besar dan kepemilikan manajerial dalam jumlah kecil.

Kata kunci: kepemilikan manajerial, kebijakan hutang, kebijakan dividen, tobin’s q, regresi multinomial logit.

Artikel lengkap dapat didownload disini -> prediksi-manajerial-multinomial-logit.pdf